Rabu, 20 November 2013

SUMMARY PSI


Summary PSI

1. Defenisi dari sistem analisis, sistem analis, dan sistem design
 ü   Sistem analisis adalah penguraian dari suatu informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian   komponen dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan.
 ü  Sistem analis adalah orang yang menganalisis system dengan mempelajari masalah-masalah yang timbul dan menentukan kebutuhan-kebutuhan pemakai serta mengidentifikasikan pemecahan yang beralasan (lebih memahami aspek-aspek bisnis dan teknologi computer)
 ü  Sistem design adalah penggambaran perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan memiliki fungsi

2. Langkah pendekatan pemecahan masalah yang dilakukan oleh sistem analis :
ü  Berinteraksi dengan pelanggan untuk memahami kebutuhan sistem yang akan di gunakan
ü  Berinteraksi dengan desainer untuk mengemukakan antarmuka yang diinginkan atas suatu perangkat lunak
ü  Berinteraksi ataupun memandu programer dalam proses pengembangan sistem agar tetap berada pada jalurnya
ü  Melakukan pengujian sistem baik dengan data sampel atau data sesungguhnya untuk membantu para penguji
ü  Mengimplementasikan sistem baru/sistem usulan yang akan digunakan perusahaan
    ü  Menyiapkan dokumentasi berkualitas

3.  Definisi sistem dan sistem informasi :
 ü  Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energy untuk mencapai suatu tujuan
 ü  Sistem informasi adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktifitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen

4. 5 fase dari SDLC
          1.     Fase Planning
·      Review Project request
v Menyadari masalah
v Menyeleksi kebutuhan user dari proses identifikasi dengan melihat kapasitas teknologi dan efisiensi
·      Prioritize project requests
v Memprioritaskan apa yang sudah disepakati terlebih dahulu
v Kebutuhan sistem (kontrak dengan klien)
·      Allocate resiurces
Alokasi sumber daya adalah penjadwalan kegiatan dan sumber daya yang dibutuhkan oleh kegiatan-kegiatan saat mengambil, mempertimbangkan baik ketersediaan sumber daya dan waktu proyek
·      Identify project development team
v Mengidentifikasi kebutuhan fungsional dan non fungsional
Non fungsional : sistem bias menjadi tidak digunakan jika tidak dipenuhi
v Menggunakan CASE )Computer Aided Software Engineering) tools, bahas pemrograman tertentu dan menggunakan bahasa tertentu
v Kebutuhan dokumen dan perangkat lunak (developer)
         2.     Fase Analysis
·      Conduct preliminary investigation
Melihat kembali kebutuhan, keperluan, dan penggunaan apa saja yang akan diperlukan pada sistem yang akan dibangun
·      Perform detailed analysis activities:
v Mengkonsolidasi dan menegaskan kebutuhan bisnis
v Melaksanakan proyek infrastruktur manajemen termasuk persyaratan, konfigurasi, dan layanan data dukungan manajemen dan unilitas
v Merevisi rencana untuk mendokumentasikan perubahan lingkup proyek termasuk perubahan bisnis, jadwal, dan persyaratan teknis.
v Merevisi rencana untuk merekomendasikan perubahan dalam sumber daya yang tersedia termasuk anggaran, keterampilan, staf, dan pelatihan
v Mengidentifikasi akuisi data, konversi, dan strategi validasi
v Menyempurnakan arsitektur teknis dan membangun prototype arsitektur
v Mengidentifikasikan dan menyempurnakan persyaratan rinci dan mengalokasikan kebutuhan untuk merancang.
·      Study current system
Suatu tinjauan sekilas pada factor-faktor utama yang akan mempengaruhi kemampuan sistem untuk mencapai tujuan yang diinginkan
·      Determine user requirements
v Mendidik peserta dan pemakainya
v Mengklompokkan pengguna, tugasnya, teknis lingkungannya, lingkungan fisik maupun organisasi apa yang akan menggunakan sistem ini
v Audit sistem, yaitu merupakan postimplamentation review untuk memastikan keriteria kinerja terpenuhi
v Pemeliharaan sistem(maintenance):
Ø  memperbaiki kesalahan, yaitu kesalahan yang tidak ditemui pada saat testing (tahap penerapan)
Ø  menjaga kemutakhiran sistem, yaitu misal pembaharuan rumus-rumus perhitungan yang berubah
Ø  meningkatkan sistem
·      Recommended solution
v Menyiapkan usulan solusi yang dilakukan oleh analis
v Menyetujui atau menolak rancangan yang dilakukan oleh manager
v Mengidentifikasi berbagai alternatif sistem, yaitu memikirkan kombinasi piranti yang mungkin dipakai, diikutsertakan dengan penghapusan kombinasi yang dirasa tidak kompetibel atau tidak layak.
      3.     Fase Design
Setiap manajemen di desain pada jaringan computer dimana setiap karyawan atau perusahaan yang memakai memiliki workstation. Dan fase ini berisi factor-faktor yang sangat penting nantinya mempengaruhi kualitas perangkat lunak, dan memiliki dampak yang besar pada tahap selanjutnya, khususnya pengujian dan pemeliharaan
·      Acquire hadware and software, if necessary
Hardware dan software aplikasi yang berjalan untuk mengakses server database jika diperlukan
·      Develop details of system
v Desain yang detail menggambarkan bagaimana sistem informasi yang diusulkan mampu memberikan kapabilitas yang digambarkan secara umum dalam desain awal.
v Menulis laporan, semua pekerjaan dala desain awal dan desain yang detail akan dikemas dalam laporan yang terperinci. Anda bisa melakukan persentasi atau diskusi saat menyerahkan laporan ini kepada manajemen senior.
      4.     Fase Implementasi
Kegiatan memperoleh dan mengintegrasikan sumber daya fisik dan konseptual yang menghasilkan suatu sistem yang bekerja
·      Develop programs, if necessary
Saat program sudah jadi diusulkan jika perlu program yang sudah jadi tersebut dapat dikembangkan kembali agar apa yang sudah didapat bisa lebih optimal kinerjanya.
·      Install and new system
v Proses menghentikan sistem lama untuk beralih ke sistem baru disebut cutover, dan ada 4 pendekatan dasar :
Ø  Pilot (percontohan)
Mencobakan suatu sistem percobaan yang diterapkan pada satu subset dari keseluruhan operasi
Ø  Serrentak (Immediate)
langsung beralih dari sistem lama ke sistem baru secara bersamaan (keseluruhan). Ini cukup riskan sehingga cocok untuk perusahaan skala kecil
Ø  Bartahap (Phased)
Cutover dilakukan pada suatu bagian/subsistem untuk suatu waktu, selanjutnya beralih atau bertambah untuk subsistem yang lain. Ini lebih populer untuk perusahaan skala besar.
Ø  Paralel
Dengan tidak meninggalkan sistem yang lama sistem baru mulai dipergunakan untuk duji sampai sistem baru dinyatakan selesai diuji. Pendekatan ini paling aman tetapi juga paling mahal
·      Trains User
Melatih pengguna, ada banyak piranti yang bisa digunakan membuat pengguna mengenal sistem yang baru dengan baik. Dari dokumentasi hingga video tape hinga pelatihan di ruang kelas secara langsung ataupun tidak langsung
·      Convert to new system
v Konversi ke sistem yang baru, proses transisi dari sistem informasi yang lama ke yang baru, melibatkan konversi perangkat keras, perangkat lunak, dan file. Ad 4 strategi untuk melakukan konversi, yaitu:
Ø  Implementasi langsung : pengguna hanya berhenti menggunakan sistem yang lama dan mulai menggunakan yang baru.
Ø  Implementasi paralel : sistem lama dan sistem yang baru berjalan berdampingan sampai sistem yang baru menunjukan keandalannya disaat sistem yang lama tidak berfungsi lagi.
Ø  Implementasi bertahap : baian-bagian dari sistem baru dibuat dalam fase terpisah. Entah waktu yang berbeda (paralel) atau sekaligus dalam kelompok-kelompok (langsung).
Ø  Implementasi pilot : seluruh sistem dicoba, namun hanya oleh beberapa pengguna. Setelah kendalanya terbukti barulah sistem bisa diimplementasikan pada pengguna lainnya.
      5.     Fase support
Menyediakan dukungan pengguna dan membantu mereka mendapatkan nilai maksimal dari sistem baru
·      Conduct post-implementation system review
Mengidentifikasi kelayakan sistem yang akan digunakan agar mendapatkan nilai yang maksimal dari sistem yang baru.
·      Indentify errors and enhancements
Mengidentifikasi kesalahan dan Dukungan pengguna tambahan disediakan, sebagai kegiatan yang sedang berlangsung, untuk membantu menyelesaikan masalah yang dilaporkan.
·      Monitor system perfomence
Memonitor system ialah menyesuaikan dan meningkatkan system dengan cara melakukan audit dan evaluasi secara periodic dan dengan membuat perubahan berdasarkan kondisi-kondisi baru. Meskipun pengonversian sudah lengkap, bahkan pengguna sudah dilatih, system tidak bisa berjalan dengan sendirinya. Inilah tahap dimana system harus dimonitor untuk memastikan bahwa system itu berhasil. Pemeliharaan tidak hanya menjaga agar mesin tetap berjalan, namun juga meng-upgrade dan meng-update system agar bisa mengikuti perkembangan produk, jasa, layanan, peraturan pemerintah, dan ketentuan lain yang baru.

5.  Dua pendekatan dalam pengembangan sistem
 ü  Pendekatan prediktif merupakan pendekatan SDLC yang mengasumsikan proyek pengembangan dapat direncanakan dan diorganisasikan dengan langsung sempurna dan bahwa sistem informasi baru itu dapat dikembangkan berdasarkan perencanaan itu.
 ü  Pendekatan adaptif adalah pendekatan SDLC yang lebih fleksibel, mengasumsikan bahwa proyek tidak dapat direncanakan secara langsung sempurna, tapi harus dimodifikasi seiring dengan pengembangan fase-fase berikutnya

6. Perbedaan antara model dengan tool adalah
 ü  Model adalah representasi dari aspek penting dari dunia nyata
Contohnya adalah flowchart, data flow fiagram (DFD), ERD, struktur cgart, usecase diagram, class diagram, sequence diagram
 ü  Tools adalah software pendukung yang membantu membuat model atau komponen lain yang diperlukan dalam proyek
Contohnya adalah project management application , drawing / graphics application, visual modeling tool

7.Perbedaan dari functional requirement dengan non functional requirement adalah :
 ü  Fuctional requirement adalah proses yang harus dikerjakan atau informasi yang harus dimuat sistem yang berkaitan dengan fungsi sistem
 ü  Non fuctional requirement adalah lebih mengacu pada kinerja sebuah sistem maupun kemudahan penggunanya, ini diperhatikan apabila kebutuhan fuctional requirement telah terpenuhi

8. Definisi trigger, source, usecase, response, dan destination pada event table
 ü  Trigger adalah suatu object dalam basis data untuk menempatkan suatu prosedur berkaitan dengan perubahan pada isi table. Dapat juga berupa signal yang memberitahu sistem bahwa peristiwa telah terjadi
 ü  Source adalah user eksternal / actor yang menyuplai data ke sistem
 ü  Usecase adalah gambaran fungsionalitas dari suatu sistem, sehingga customer atau pengguna sistem paham dan mengerti mengenai kegunaan sistem yang akan dibangun.
 ü  Response adalah output yangdihasilakn oleh sistem untuk mencapai sebuah tujuan
 ü  Destination adalah user eksternal yang menerima data dari sistem

9. Definisi dari intranet, internet, dan extranet :
ü  Intranet adalah private network yang menggunakan internet protocol yang hanya dapat diakses oleh kalangan terbatas misalnya internal perusahaan
ü  Internet adalah kumpulan jaringan secara global yang saling berhubungan menggunakan TCP / IP
ü  Extranet merupakan internet yang diperluas bagi pengguna diluar perusahaan (misalnya suppliers, customer, dan partner) yang memungkinkan perusahaan untuk saling bertukar informasi

10. 


11. Foreign key merupakan kumpulan field dalam satu relasi yang juga bernilai sebagai primary key pada relactional database yang lain

12.  3 aspek dalam melakukan pengembangan user interface untuk sebuah aplikasi :
 ü  Physical : mencakup device yang digunakan user untuk berinteraksi dengan sistem
 ü  Perceptual : mencakup semua hal yang dilihat, didengar, disentuh, user untuk berinteraksi dengan sistem
 ü  Conceptual : mencakup semua hal yang diketahui user dalam interaksi dengan sistem seperti fungsi-fungsi sistem, prosedur dan lain-lain.
Sumber :

0 komentar:

Posting Komentar